Pesija Siap Bayar Rp1 Miliar Demi Bermarkas Di JIS

Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca terus berupaya untuk menjadikan Jakarta International Stadium (JIS) menjadi markas Macan Kemayoran-julukan Persija-. Bahkan, pihaknya siap membayar harga sewa stadion tersebut seharga Rp1 Miliar.

Persija Jakarta memang berancang-ancang menggunakan JIS sebagai home base mereka di Liga 1 musim 2022-2023 mendatang. Bahkan Macan Kemayoran sudah secara resmi meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator untuk memverifikasi stadion anyar di Jakarta tersebut.

Bila memang PT LIB nanti meloloskan stadion JIS untuk menggelar Liga 1, tentu Persija membuka peluang bermarkas di sana. Namun niat Persija Jakarta untuk menjadikan JIS sebagai home base mereka harus merogoh kocek sangat dalam.

Sebab dikabarkan harga sewa stadion tersebut sangat mahal. Bahkan menyentuh angka miliaran rupiah. Terkait situasi ini, Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca tidak akan gentar. Dia siap bila memang harus membayar mahal sewa stadion JIS.

“Soal hak kelola JIS yang bisa jawab itu Direktur Komersial Persija. Namun, sejauh ini kami belum ada pembicaraan soal hak kelola JIS. Kami baru menjajaki kemungkinan JIS jadi kandang musim depan,” ucap Prapanca, seperti dikutip dari Indosport, Senin (2/5).

Terkait harga sewa, Persija mengaku siap membayar harga sewa JIS, meski banyak kabar menyebut harga sewanya cukup mahal. Syaratnya, harga mahal ini kudu sebanding dengan keuntungan yang nantinya Persija dapatkan.

“Jadi memang harus didiskusikan terus agar ada kesepakatan yang cocok. Kami intinya siap (bayar sewa mahal) agar saling menguntungkan. Kami siap bayar satu miliar, asal menguntungkan bagi Persija. Intinya kami harus berkandang di Jakarta,” ujar Prapanca.

“Soal sewa JIS, saya sudah bilang, bahwa hubungan Pemprov, Persija, dan suporter itu tidak bisa lepas satu sama lain. Saling mendukung, dan yang harus dipenuhi oleh tiga unsur ini adalah saling menguntungkan.”

Persija Jakarta Segera Bangun Training Center

Persija Jakarta segera menjalankan proyek besar dengan membangun training center di Sawangan. Pembangunan training center ini sejatinya sudah menjadi program lama klub Macan Kemayoran.

Sayang proyek besar ini terhenti karena Pandemi Covid-19 yang terjadi. Kini mimpi besar itu akan segera kembali dieksekusi kembali pada tahun ini.

Hal ini diutarakan oleh Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca. “Jadi program-program yang tertunda di 2020 dan 2021 akan kita jalankan di tahun ini,” buka Prapanca ketika ditemui di Jakarta.

“Pengembangan akademi kita, yaitu pembangunan training centre di Sawangan. Harusnya tahun lalu, karena ada beberapa hal kita diskusikan, kita tunda ke 2022 ini,” beber ia.

Nantinya training center ini akan memiliki lapangan indoor dengan rumput sintetis. Serta ada ruang gym serta kolam renang nantinya.

“Nanti ada lapangan indoor, terus ada gym, kolam renang. Saya juga minta manajemen, pak Ganesha (Putra, Wakil Presiden Persija) bantu saya musim ini. Beliau kuat di akademi dan juga soal teknis-teknis sepak bola dan pengembangannya,” sambung Prapanca.renang

Tak hanya itu, tahun ini Persija akan melakukan penyempurnaan manajemen klub. Program penyempurnaan manajemen ini juga sebelumnya tertunda karena pandemi.

“Program pembenahan manajemen kami tunda, saat ini mudah-mudahan tidak ada kendala,” beber Prapanca.

“Mudah-mudahan struktur organisasi manajemen kami jalankan tahun ini. Jadi banyak sekali posisi dan staf human resource yang akan ada di manajemen klub dan ini dua kalinya dari staf yang ada di Persero.”[]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.