Kambosos

Pertarungan Sengit Tinju Kelas Ringan WBC, Haney Setuju Dengan Syarat yang Diberikan Kambosos

Juara dunia tinju kelas ringan WBC, Devin Haney, mengatakan bahwa ia tidak akan keberatan dengan persyaratan apapun yang diajukan oleh petinju asal Australia, George Kambosos Jr, untuk kontrak pertarungan yang dijadwalkan pada 5 Juni mendatang.

Menurut Haney, melawan Kambosos adalah peluang baginya untuk menjadi juara multi gelar. Pasalnya, Kambosos saat ini adalah pemilik sabuk gelar juara dunia WBO, WBA, dan IBF.

“Saya sangat setuju dengan apapun yang mereka (kubu Haney) inginkan. Tak peduli apapun itu. Saya tidak akan mendebatnya. Kami tidak mendapatkan (apapun) dengan cara kami, tetapi kami tidak akan berdebat. Kami bilang, ‘kami bisa melakukan apapun untuk membuat pertarungan ini jadi’,” kata Haney sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

“Jika saya pergi ke sana dengan jaringan lain, promotor berbeda, yang merupakan promotor saya sekarang, untuk membuat pertarungan terlaksana, tak mengapa. Jika saya harus melakukan dua kali tarung ulang di Australia, lakukan.”

Sebagai penantang, Haney bukan saja berpeluang untuk mendapatkan empat gelar jika ia mengalahkan Kambosos. Namun, kemenangannya atas Kambosos juga bisa membawanya ke pertarungan melawan mantan juara multigelar asal Ukraina, Vasiliy Lomachenko.

Menurut Haney, kemenangan melawan Kambosos akan membuatnya menjadi “raja kelas ringan”. Haney juga punya catatan apik dengan 27 pertarungan profesional tak terkalahkan sejauh ini.

“(Persyaratan Kambosos) bukan soal, saya hanya menginginkan sabuknya. Saya ingin nama saya ada di buku sejarah selamanya. Hanya ada enam orang yang melakukan itu dan saya ingin menjadi yang berikutnya,” ucap Haney. “Pada akhirnya akan ada seorang raja di divisi kelas menengah, dan itu adalah saya.”

Haney pertamakali meraih juara WBC ketika mengalahkan petinju asal Rusia, Zaur Abdullaev, di New York, Amerika Serikat, September 2019, di mana ketika itu sabuk WBC masih berstatus interim.

Kemudian ia meraih gelar WBC sungguhan dengan menyingkirkan Alfredo Santiago kurang dari dua bulan kemudian. Sejak itu, Haney sudah melakukan tiga pertarungan mempertahankan gelar sebelum menghadapi Kambosos di Melbourne, 5 Juni mendatang.[]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.