Peminat Akademi PSIS Membeludak, Siapa Lagi Kalau Bukan Karena Arhan

Peminat Akademi PSIS Membeludak, Siapa Lagi Kalau Bukan Karena Arhan

Popularitas Pratama Arhan sebagai lulusan akademi PSIS Semarang memancing minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah sepakbola. Kini, akademi PSIS yang disebut dengan PSIS Development dipenuhi anak-anak yang hendak belajar sepakbola

Pratama Arhan seolah menjadi simbol jika PSIS Semarang sukses membina usia muda, hingga memiliki kualitas yang mumpuni, tak hanya di timnas, tapi juga klub luar negeri.

Tak pelak, anak-anak dan pemain muda mulai berbondong-bondong mendaftar ke PSIS Development, dengan harapan bisa masuk timnas hingga direkrut tim luar.

Menurut CEO Yoyok Sukawi, pendaftar PSIS Development tahun ini membludak dan lapangan latihan pun tidak mampu untuk menampunh mereka.

“Bahkan sekarang PSIS Development yang daftar antriannya banyak banget, sampai kita bingung, kurang untuk lapangannya,” ucap Yoyok Sukawi via Jebret Media TV.

Tak hanya Pratama Arhan yang sukses melebarkan sayap ke luar negeri, tapi kini Alfeandra Dewangga juga mulai didekati sejumlah klub di kancah Asia Tenggara.

“Bahkan pemain muda kita yang sekarang, Dewangga, sudah mulai dikejar-kejar klub luar negeri juga, kita jadi tambah pusing,” cetusnya.

“Kalau Dewangga punya kesempatan bermain di luar negeri, pasti kita perlakukan sama seperti Pratama Arhan,” ungkap Yoyok.

Hal itu semakin memikat pemain muda untuk datang ke PSIS, bahkan banyak yang bersedia untuk dikontrak jangka panjang.

“Sebetulnya pemain muda PSIS, kita punya komitmen yang sama. Inilah yang membuat anak-anak muda ini loyal dan sabar untuk menimba ilmu di PSIS Semarang,” tukasnya.Taisei Marukawa Terpukau PSIS Semarang

Kesuksesan PSIS Semarang mengirim Pratama Arhan ke Tokyo Verdy di Liga Jepang, tak hanya menarik anak muda untuk mendaftar ke PSIS Development.

Proyek jangka panjang pembinaan pemain usia muda ini juga menarik minat pemain terbaik Liga 1 2021-2022, Taisei Marukawa, untuk menyeberang ke PSIS Semarang.

Padahal, sebagai pemain terbaik Liga 1, Persebaya Surabaya sudah mati-matian mempertahankan Taisei, bahkan telah menaikkan gajinya hingga lima kali lipat.

Selain itu, Taisei Marukawa tentu juga telah dibidik banyak klub Liga 1, tapi pemain asal Jepang itu mantap memilih PSIS Semarang.

“Kesuksesan Pratama Arhan menembus Liga Jepang juga membantu kita dalam lobi-lobi Taisei Marukawa,” ujar Yoyok Sukawi.

“Marukawa sudah lama Whatsapp-an sama saya. Bos, memang betul Pratama Arhan ke Tokyo Verdy gratis? Saya jawab iya, kita support dia segera berangkat ke Jepang,” jelas anggota Exco PSSI tersebut.

“Taisei bilang, hebat ya PSIS bisa tembus ke Tokyo Verdy. Tapi yang tembus kan Arhan, bukan kita. Ini membuat pemain ini (Taisei) jadi respek, percaya sama kita,” tuturnya.

Bagi Yoyok Sukawi, kesuksesan mengirim pemain muda ke luar negeri, tidak hanya sekadar menambah value bisnis PSIS Semarang, tapi jauh lebih baik dari itu.

“Bisnis ini nominalnya jauh lebih tinggi daripada uang, dan ini nggak mengganggu program program apa pun,” pungkas Yoyok Sukawi. Geliat Transfer PSIS Semarang

PSIS Semarang menggebrak bursa transfer Liga 1 dengan mendatangkan dua pemain terbaik, Taisei Marukawa dan Carlos Fortes.

Laskar Mahesa Jenar sukses membajak Carlos Fortes dari manajemen Arema FC.PSIS Semarang sukses membajak Taisei Marukawa dari Persebaya Surabaya, sebab Taisei merupakan pemain asing Jepang.

Sementara PSIS Semarang diakui memiliki hubungan bilateral yang baik dengan Jepang, setelah melepas Pratama Arhan secara gratis ke Tokyo Verdy di JLeague 2.

Duet Carlos Fortes dan Taisei Marukawa diprediksi akan menjadi duet maut yang sulit ditaklukkan di Liga 1 2022 mendatang.[]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.