PSSI Tetap Bangga dengan Perjuangan Timnas Futsal Indonesia

Meskipun Gagal PSSI Tetap Bangga dengan Perjuangan Timnas Futsal Indonesia

Timnas Futsal Indonesia Kembali gagal menjadi juara di ajang Piala AFF Futsal 2022 setelah dikalahkan Thailand. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan salut dengan perjuangan para pemain.

Dalam pertandingan babak final Piala AFF Futsal 2022 di Stadion Indoor Huanmark, Minggu (10/04/22), laga harus berlanjut ke drama penalti setelah selama waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir dengan skor 2-2.

Perjuangan Ardiansyah Runtuboy dkk, pun diacungi jempol oleh ketum PSSI. Meski persiapan mepet dengan pelatih baru, Timnas futsal tampil apik.

Tim Merah Putih tak terkalahkan di waktu normal dari babak grup hingga final Piala AFF futsal 2022.

“Meskipun kalah melalui adu penalti di Final Piala AFF Futsal ini, kalian sudah memperlihatkan perjuangan yang luar biasa, terima kasih,” kata Mohamad Iriawan.

“Tentunya saya, bersama rakyat Indonesia lainnya tetap bangga. Tetap semangat,” tandasnya.

Sudah Maksimal

Sejatinya, Indonesia tidak kalah dalam waktu normal dari dua kali pertemuan dengan Thailand di Piala AFF futsal 2022. Kedua tim bermain imbang 2-2 di babak penyisihan grup dan final.

Manajer Timnas futsal, Dimas Bagus Kurniawan menjelaskan, perjuangan tim sudah maksimal. Mereka tidak disangka bisa melenggang ke final dengan persiapan minim.

Timnas futsal baru ditangani Mohamad Hashemzadeh sebagai pelatih, hanya kurang seminggu sebelum digelarnya Piala AFF futsal 2022.

“Tapi sudah maksimal perjuangan tim.  Dengan persiapan yang sangat minim dan hasil ini memang sedih buat Indonesia, tapi apa boleh dikata, ini lah futsal,” ujar Dimas Bagus Kurniawan.

Lolos ke Piala Asia

Meski hanya jadi runner up, Indonesia sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait.

Selain itu, penjaga gawang Muhammad Albagir menjadi kiper terbaik turnamen kali ini.

Sebagai informasi, dalam 14 kali partisipasi di Piala AFF futsal, Indonesia lima kali melaju ke babak final. Namun, empat di antaranya berakhir sebagai runner-up pada 2006, 2008, 2019 dan 2022.

Indonesia hanya sekali juara pada edisi 2010, itu pun karena Thailand tidak turut serta karena lebih memilih bermain di Thai 5s pada waktu yang sama.[]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.