stop perdagangan daging anjing

Lepas Dari Peredaran Daging Anjing, Purbalingga Raih Penghargaan

Kabupaten Purbalingga menerima penghargaan Dog Meat Free Indonesia (DMFI) dari Yayasan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Kesejahteraan Hewan.

Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga, Mukodam, menjelaskan, penghargaan ini diberikan karena Kabupaten Purbalingga dianggap bebas dari peredaran/perdagangan daging anjing. Bahkan, regulasi terkait peredaran daging anjing telah diterbitkan pada 2018, yakni Surat Edaran (SE) Bupati Purbalingga Nomor 035/10540, tentang Peningkatan Pengawasan Terhadap Peredaran/Perdagangan Daging Anjing.

“Dari pantauan Dinpertan, sejak terbitnya SE Bupati tersebut dalam tiga tahun belakangan tidak ditemukan lagi adanya penyembelihan/ penjualan/ perdagangan daging anjing. Bahkan, di Purbalingga tidak ada warung makan yang khusus menyajikan daging anjing,” ungkap Mukodam usai mengikuti acara DMFI Awards 2022, di Hotel Tentrem Semarang, Kamis (17/3/2022).

c juga menjelaskan, SE tersebut dibuat dalam rangka melindungi kesehatan masyarakat dan kesejahteraan hewan.

“Anjing bukanlah hewan ternak dan konsumsi. Sehingga, tidak layak untuk dikonsumsi, baik dari sisi kesehatan, maupun perlindungan hewan,” katanya.

Di samping larangan terhadap peredaran/perdagangan daging anjing, imbuhnya, SE tersebut juga memberikan pengarahan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah, dan Kepala Desa untuk turut menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang adanya risiko penularan zoonosis akibat mengonsumsi daging anjing.

Mukodam mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan kepada aparat berwenang apabila menjumpai adanya peredaran dan/atau perdagangan daging anjing di Purbalingga.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.