Hengkang ke PSIS Semarang, Ternyata Ini Alasan Taisei Marukawa Tinggalkan Persebaya

Hengkang ke PSIS Semarang, Ternyata Ini Alasan Taisei Marukawa Tinggalkan Persebaya

Pemain Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa secara mengejutkan menolak kenaikan gaji lima kali lipat yang ditawarkan manajemen Bajul Ijo. Pria Jepang itu justru memilih hengkang ke PSIS Semarang untuk Liga 1 musim depan.

Keputusan ini tentunya mengecewakan para Bonek- julukan fans Persebaya. Tapi belakangan, terungkap ada sejumlah alasan kenapa Marukawa lebih memilih jadi skuad Laskar Mahesa Jenar.

Persebaya sendiri mengaku telah berupaya untuk negosiasi, bahkan menaikkan gaji lima kali lipat dari gaji sebelumnya, karena Marukawa memang menjadi pemain terbaik Liga 1 2021-2022.

Namun, Marukawa justru memilih untuk menerima pinangan PSIS Semarang, klub yang baru saja melepas pemain muda berbakat, Pratama Arhan ke Tokyo Verdy.

Menurut agen yang membawa Taisei Marukawa ke Indonesia, Aggy Ressy, ada faktor Pratama Arhan yang membuat Taisei rela menyeberang ke Laskar Mahesa Jenar.

Pasalnya, Marukawa respek dengan manajemen PSIS yang mau melepaskan Arhan ke Tokyo Verdy, klub Liga 2 Jepang, secara gratis.

“Waktu ada berita Pratama Arhan ke Tokyo Verdy saja, Taisei langsung repost fotonya Arhan,” ucap Aggy Ressy saat jadi bintang tamu di Youtube Chandra Margatama.

“Dari situ, dia (Taisei Marukawa) mulai respek, mulai tanya-tanya (tentang PSIS), jadi memang di balik itu semua ada kejeniusan manajemen PSIS dalam memanfaatkan kerja sama,” cetusnya.

Aggy Ressy mengaku jika ia telah meminta kliennya untuk tetap di Persebaya Surabaya untuk Liga 1 musim depan, tapi keputusan tetap ada di tangan pemain, dan Marukawa memilih PSIS Semarang.

Bukan Uang, Taisei Marukawa ke PSIS karena Hal Ini

Secara blak-blakan, agen Taisei Marukawa, Aggy Eka Ressy membongkar tawaran yang menggiurkan Persebaya Surabaya, untuk mempertahankan Taisei di Liga 1 2022.

Menurutnya, pelatih Aji Santoso sudah negosiasi dengannya, bahkan manajemen Persebaya juga langsung negosiasi dengan Marukawa saat perjamuan di Bali. Sayangnya, ia belum berani menjawab tawaran menggiurkan tersebut.

“Jujur saja, manajemen Persebaya saat masih series keempat atau kelima, Coach Aji dan manajemen menelpon saya, prioritas mereka adalah Marukawa (stay),” jelasnya.

“Sampai akhirnya, Marukawa diajak makan langsung oleh manajemen (Persebaya) di Bali, tanpa saya. Dia diajak ngomong baik baik, masih sama, belum bisa (menjawab),” bebernya.

Saat ditanya mengenai berapa nominal yang ditawarkan Persebaya untuk Taisei Marukawa, Aggy Ressy menjawab bahwa ada kenaikan gaji hingga lima kali lipat.

“Sebenarnya kalau masalah nominal, mungkin di tengah-tengah musim sudah ada penawaran, tapi Marukawa belum jawab maunya berapa,” jelas Aggy Ressy lagi.

“Kalau bicara angka, karena memang dia best player, memang besar, Persebaya juga menawarkan besar, berkali-kali lipat, naik lima kali lipat atau lebih,” sambungnya.

Namun, bagi seorang Taisei Marukawa, nominal uang bukanlah landasan dirinya bermain sepak bola. Ia mantap memilih hijrah ke PSIS Semarang karena hati nuraninya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.