BP2MI Apresiasi TNI AL

Gagalkan Pengiriman CPMI Ilegal ke Malaysia, BP2MI Apresiasi TNI AL

Kepala Badan Pelidungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang melakukan sinergi dan kolaborasi antar institusi BP2MI dengan TNI AL yang telah sigap memberantas sindikat ilegal Pekerja Migran Indonesia (PMI). BP2MI memberikan apresiasi terhadap tindakan TNI AL yang mengagalkan pengiriman CPMI ilegal ke Malaysia.

“Ini benar-benar membuktikan bahwa negara hadir, seperti saya katakan tidak ada hal sulit untuk melakukan pencegahan. Tidak ada hal yang sulit untuk memberantas sindikat dan mafia penempatan ilegal PMI. Saya memberi apresiasi, ucapan terima kasih kepada TNI AL, atas operasi yang dilakukan. Hanya dengan kemauan komitmen dari masing-masing pihak institusi yang mewakili pemerintah secara sungguh-sungguh praktek sindikat ilegal dapat kita berantas,” ujar Benny saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (1/3/2022).

Menurut Benny apa yang dilakukan TNI AL di Tanjung Balai Sumatera Utara, menjadi bukti negera tidak boleh kalah dari siapapun. Khususnya terhadap yang seringkali merugikan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

“Saya selalu katakan naif negara yang begitu besar seperti Indonesia, yang memiliki aparatus di masing-masing pihak institusi dan pemerintahan kemudian kita harus kalah melawan sindikat atau mafia penempatan ilegal,” tutur Benny tegas.

Lebih jauh Benny mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengetahui modus operandi dari praktek sindikat dan mafia seperti apa. Baik yang dimulai melalui pintu keluar masuk di bandara, maupun juga pelabuhan laut. Yang seringkali menjadi jalan tikus oleh para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.

“Seperti apa kita juga tahu, bahwa mereka adalah segelintir orang yang hanya karena memiliki modal dana, kemudian dibekingi oknum atau pihak-pihak tertentu, sehingga merasa kuat. Selama ini mereka sulit disentuh, kali ini tidak lagi. Harus dituntaskan,” kata Benny.

Kalau kita bisa menghadirkan institusi milik pemerintah yang benar-benar berpihak pada kepentingan negara, tambah Benny, maka sendikat ilegal PMI akan takluk. Komitmen pemerintah untuk melindungi PMI dari hulu dan hilir tidak main-main.

“Kita menjaga amanah merah putih, dan republik ini, maka dengan itu kita tidak pernah kalah melawan para sindikat dan mafia. Langkah membangun sekutu untuk melawan praktek jahat para sindikat terus kit lakukan, tanpa henti,” ujar Benny.

Tidak hanya itu, Benny mengatakan saatnya momentum memerangi mafia dan sindikat di tengah kondisi Indonesia yang dalam darurat penempatan ilegal makin ditingkatkan tensinya. Kerja bersama semua pihak dan instansi, akan makin diperluas.

“Jadi saya ingin keras mengatakan tidak boleh kita membiarkan di otak di kepala mafia atau sindikat hanya karena dia memiliki uang seolah-olah mereka bisa mengendalikan dan mengatur negara ini, Ini bisnis kotor yang harus dihentikan,” ungkapnya.

Benny berharap siapapun aktor dan dalang dibalik upaya penumpasan ilegal ini harus dibuka terang benderang, diumumkan kepada publik agar mendapat sangsi sosial dan proses hukum dapat terus berjalan serta memberikan rasa adil bagi para pekerja migran yang hampir menjadi korban.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya diberitakan media massa bahwa Prajurit TNI Angkatan Laut (AL) menggerebek gudang tempat penampungan ilegal PMI di Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Seperti diketahui, mereka PMI unprocedural ini rencana akan diberangkatkan ke Malaysia. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang mengatakan, penggerebekan dilakukan pada Senin dini hari (28/2/2022) sekitar pukul 01.30 WIB.

“Petugas menangkap sedikitnya 75 Orang di gudang penampungan,” kata Aan, Selasa (1/3/2022).

Aan menambahkan, gudang penampungan itu diduga milik warga berinisial RR. Pekerja migran itu terdiri atas 47 orang laki-laki dan 28 orang perempuan.

“Mereka telah didata dan dilimpahkan kepada pihak kepolisian guna diproses lebih lanjut,” katanya

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.