Bakal Turun Kasta, Persipura Ditinggalkan Banyak Pemain

Bakal Turun Kasta, Persipura Ditinggalkan Banyak Pemain

Persipura Jayapura dipastikan turun kasta ke Liga 2 Indonesia musim depan. Tidak hanya itu, Mutiara Hitam -julukan Mutiara Hitam- terancam ditinggalkan banyak pemain.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Persipura ditinggalkan delapan pemain setelah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 pada musim depan.

Dari delapan pemain tersebut, empat di antaranya merupakan pemain asing yang terpaksa pergi karena terbentur regulasi Liga 2. Mereka yakni Ramiro Fergonzi, Yevhen Bokhashvili, Hedipo Gustavo dan Takuya Matsunaga, plus pelatih Angel Alfredo Vera.

Sementara tiga pemain lainnya yakni David Kevin Rumakiek dan Fitrul Dwi Rustapa hijrah ke Persib Bandung karena kontrak mereka sudah habis di Persipura. Sementara itu, Donny Monim telah memutuskan kembali ke klub lamanya, Barito Putera.

Satu pemain lagi, yakni Todd Rivaldo Ferre akhirnya dilepas oleh manajemen Persipura belum lama ini. Pada Liga 1 musim lalu, eks bintang timnas U-19 dan U-22 itu harus menepi sekian lama karena terkena sanksi.

“Todd Ferre sebenarnya sudah lama mau pamit, tahun lalu juga dia sudah mau pamit ke klub lain tapi terkendala kontraknya masih jalan,” kata Media Officer Persipura, Eveerth Joumilena, Rabu (20/4/22).

“Sekarang juga kontraknya masih jalan tapi dari manajemen sengaja kita lepas karena berbagai pertimbangan, banyak situasi di luar yang tidak bisa kita kendalikan, jadi kalau kita pertahankan akan sulit buat kita dan juga buat dia,” bebernya.

Sejumlah Pemain Berpeluang Menyusul Pergi

Parahnya, selain sudah kehilangan delapan pemain, tim berjulukan Mutiara Hitam itu juga masih berpotensi ditinggalkan sejumlah pemain lainnya.

Sejumlah pilar Persipura dirumorkan tengah dikejar oleh klub kontestan Liga 1. Mereka di antaranya Ferinando Pahabol yang dirumorkan bakal ke Persik Kediri, dan Elisa Basna juga Ricky Kayame yang diisukan akan hengkang ke Persita Tangerang.

Manajemen Persipura melalui Eveerth Joumilena menegaskan jika sejumlah pemain lainnya yang masih tersisa akan tetap dipertahankan karena masih dibutuhkan oleh tim untuk mengarungi kompetisi Liga 2.

“Pemain lain masih sangat dibutuhkan di tim sehingga tidak bisa kita lepas, kalau semua pemain kita lepas nanti tidak ada yang memperkuat Persipura musim depan, jadi kita akan tahan pemain lain untuk bisa bantu tim musim depan,” pungkasnya.

Kehilangan delapan pemain tentu sangat merugikan klub Persipura yang akan berjuang di kompetisi Liga 2 untuk bisa kembali promosi ke Liga 1. Pasalnya, persaingan di Liga 2 juga tak bisa dipandang remeh.

Suporter Sudah Ikhlas, Sejumlah Pihak Dinilai Cari Panggung dalam Kasus Tuntutan Persipura Jayapura

Konflik panjang pascadegradasinya Persipura Jayapura dengan sejumlah pihak ternyata belum selesai. Setelah ada upaya membawa kasus ini ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Namun ada kabar yang mengatakan bahwa gugatan yang dilakukan Persipura Jayapura ini tak masuk akal, dengan alasan-alasan yang terlihat dipaksakan. Bahkan terkesan hanya untuk ‘cari panggung’ saja.

Selain itu, banyak penikmat sepak bola Indonesia yang menganggap gugatan PSSI hingga Barito ke Pengedadilan Negeri Jakarta Pusat salah alamat. Karena kasus itu terjadi di Denpasar dan Gianyar Bali.

Kendati demikian, sikap berbeda justru ditunjukkan kelompok ultras Persipura Jayapura. Mereka lebih mendorong adanya perbaikan di internal klub Mutiara Hitam. Mereka menilai bahwa hasil jeblok musim ini akibat ketidakmampuan manajemen.

Tergabung dalam kelompok Blackpearl Curva Sud, mereka justru menekankan pembenahan ke tubuh manajemen Persipura Jayapura dan menekankan untuk berhenti menggiring opini untuk menutupi kinerja buruk manajemen.[]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.