Aaron Chia Ingin Move On, Semenjak Ditinggal Flandy

Aaron Chia Ingin “Move On”, Semenjak Ditinggal Flandy

Pebulutangkis ganda putra nasional Malaysia, Aaron Chia, mengatakan bahwa ia dan rekan setimnya tidak perlu berlarut-larut dengan kepergian pelatih mereka, Flandy Limpele. Kini, kata Aaron, adalah waktunya untuk menatap tantangan yang ada di depan.

“Para pelatih bakal datang dan pergi, dan kami tidak bisa meringkuk di sana terlalu lama,” kata Aaron sebagaimana dipetik dari New Strait Times. “Kami mempelajari apa yang kami bisa ketika kami bersama, dan kami bergerak maju.”

Pernyataan tersebut disampaikan Aaron dalam persiapannya bersama pasukan Malaysia ke Piala Thomas & Uber 2022. Flandy meninggalkan Pelatnas Malaysia dan kembali ke Indonesia untuk PBSI justru pada periode menjelang Piala Thomas 2022.

Pun demikian, Aaron yang meraih medali perunggu ganda putra Olimpiade Tokyo 2020 bersama Soh Wooi Yik tersebut yakin Malaysia tahun ini bisa menjadi juara Piala Thomas.

Salah satu alasannya adalah Malaysia setidaknya punya lima pasangan ganda putra yang berada di jajaran 15 besar dunia. Sejauh ini, hanya Indonesia yang lebih baik dari itu karena punya tiga duet ganda putra di level sepuluh besar dunia.

Ya, saya setuju bahwa kami kuat di departemen ganda tahun ini. Secara keseluruhan, saya yakin kami punya satu tim yang bisa memenangi gelar,” kata Aaron. “Meski begitu, penting untuk dicatat bahwa Piala Thomas adalah perhelatan beregu. Tergantung bagaimana kami untuk tampil dan menunjukkan penampilan.”

Atlet ranking delapan dunia itu mengakui bahwa penampilan mereka di beberapa turnamen terakhir tidak maksimal. Namun demikian, Aaron bakal mengejar puncak penampilannya di Piala Thomas nanti

.”Kami, sebagai pasangan, barangkali tidak dalam bentuk terbaik akhir-akhir ini, tetapi itu semua tidak menjadi soal jika kami mencapai puncak di (Piala Thomas) di Bangkok,” kata Aaron.

Malaysia tergabung di grup D Piala Thomas 2022 bersama Jepang, Inggris, dan Selandia Baru. Turnamen supremasi bulutangkis antar negara tersebut akan digelar pada 8-15 Mei 2022.

“Tentu saja, akan bagus jika kami memuncaki grup, tetapi sekali lagi, itu bukan masalah jika kami memenangi gelar,” tutur Aaron.[]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.